Agen Taruhan Bola

Tersangka FIFA Akan Diekstradisi Ke AS

Figueredo pernah bermain untuk klub Uruguay, Huracan Buceo
Eugenio Figueredo lahir di Uruguay pada tahun 1932

Pemerintah Swiss mengatakan pihaknya telah menyetujui ekstradisi seorang pejabat sepak bola Uruguay yang dituduh menerima suap.

Eugenio Figueredo adalah salah satu dari tujuh pejabat badan sepak bola dunia FIFA yang ditangkap di Zurich pada tanggal 27 Mei lalu. Dia dituduh menerima suap bernilai jutaan dolar yang berkaitan dengan turnamen Copa America, demikian keterangan dari Kantor Federal Kehakiman Swiss. Dia memiliki 30 hari untuk mengajukan banding terhadap ekstradisi ke AS. Figueredo adalah mantan wakil presiden Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (Conmebol) dan merupakan wakil presiden FIFA.

Pernyataan dari pemerintah Swiss mengatakan ia dituduh atas:

  • Menerima suap dari sebuah perusahaan pemasaran olahraga Uruguay atas penjualan hak pemasaran untuk turnamen Copa America pada tahun 2015, 2016, 2019 dan 2023
  • Mendapatkan kewarganegaraan AS secara tidak sah dengan mengirimkan laporan medis palsu pada tahun 2005 dan 2006

Figueredo sebelumnya telah mengajukan banding untuk upaya ekstradisi tersebut.

Apa Yang Ada Di Surat Dakwaan FIFA? Read more

FIFA Belum Turunkan Sanksi Kepada Real Madrid

fifa

Induk Sepakbola Dunia, FIFA Belum menurunkan sanksi kepada Real Madrid terkait tudingan pelanggaran perekrutan pemain dibawah umur yang dilakukan oleh raksasa Spanyol tersebut.
fifa
Kasus pelanggaran terhadap aturan perekrutan pemain dibawah umur semakin bermunculan, setelah Barcelona yang telah terbukti bersalah dan disanksi Embargo Transfer dalam dua edisi transfer, kini giliran Real Madrid yang masih dalam penyelidikan FIFA terkait dugaan pelanggaran serupa. Los Blancos juga dipercaya melakukan pelanggaran yang sama dengan Barcelona, tapi menurut laporan yang kami dapat dari El Mundo Deportivo, pihak Komite Eksekutif FIFA belum menurunkan sanksi apapun kepada Los Blancos.

Tapi, andaipun terbukti bersalah, kabarnya pihak Real Madrid tetap akan bisa berbelanja pada kesempatan bursa transfer musim panas tahun ini, sama halnya seperti Barcelona yang baru menjalani sanksi tersebut setelah edisi transfer musim panas tahun 2014 lalu. Tentu saja setelah itu, Los Blancos tidak bisa lagi berbelanja dalam dua edisi transfer selanjutnya.

Hal yang sama juga kabarnya akan menimpa tim sekota Los Blancos, Atletico Madrid. Mereka bahkan sudah terbukti bersalah telah melakukan pelanggaran serupa, dan tidak bisa berbelanja pada dua edisi transfer mendatang.

Menurut informasi yang kami dapatkan, pihak FIFA disebut-sebut sudah menghubungi pihak RFEF (PSSI-nya Spanyol) terkait hal ini. Tapi sampai sekarang, belum turun pernyataan resmi terkait nasib kedua tim digdaya Spanyol tersebut.

Scroll To Top