Agen Taruhan Bola

Jose Gimenez Yakin Uruguay Bisa singkirkan Tuan Rumah Chile

jose gimenez

Bek Atletico Madrid berusia 20 tahun itu mengakui kehebatan tim tuan Rumah Chile kala melibas Bolivia dengan skor akhir 5-0, namun dia tetap yakin akan peluang Uruguay untuk permalukan Vidal Cs di babak perempat final nanti.
jose gimenez
Seperti diketahui, Tim Tuan Rumah Chile berhasil dengan mudah pastikan langkah ke babak perempat final Copa America 2015 setelah melibas Bolivia di laga pamungkas penyisihan Group dengan skor telak 5-0. Sementara itu, tim Nasional Uruguay justru susah payah meraih tiket ke 8 besar, mereka hanya menang di satu pertandingan pada fase Group, kalah sekali dan imbang sekali. Dengan demikian, Uruguay berhak melaju ke perempat final karena aturan play-off berdasarkan keunggulan poin mereka dengan kontestan lain di Group Lain.

Meski demikian, Jose Maria Gimenez selaku penggawa muda timnas Uruguay dalam ajang ini yakin akan mampu kejutkan Tim Tuan Rumah Chile dalam pertemuan babak perempat final pada kamis mendatang, 25 Juni 2015.

“Uruguay selalu bermain untuk satu tujuan, Menang, ada banyak pertaruhan, prestis, simbol dan sebuah negara di belakang kami. Kami tidak pernah bermain untuk kalah atau imbang, kami selalu bermain untuk meraih kemenangan”

“Kami pernah berhadapan dengan Chile dan tahu bagaimana cara mereka bermain, mereka memang tampil bagus saat hadapai Bolivia dan mencetak lima gol, namun kami akan memainkan sepakbola kami dan menyerang mereka” Ujar pemain Atletico Madrid itu kepada wartawan.

Messi Kecewa Penampilan Argentina saat Hadapi Jamaika

lionel messi

Apa yang ditunjukkan Argentina saat hadapi Jamaika dalam laga pamungkas, dinilai Messi tak berbeda dengan penampilan ketika ditahan imbang Paraguay.
lionel messi
Tim Nasional Argentina memang berhasil memuncakki klasemen akhir Group B Copa America 2015 dan dipastikan melaju ke babak perempat final, tapi sayangnya di laga pamungkas melawan Jamaika, Messi Cs hanya mampu menang dengan skor akhir 1-0, penampilan mereka pun secara keseluruhan tidak terlalu mengesankan. Padahal, skuat asuhan Tata Martino mengendalikkan jalannya laga sejak menit pertama, tapi penyusutan terjadi di babak kedua, sehingga tempo permainan yang tadinya cepat menjadi lambat.

Hal ini diakui oleh kapten dan pentolan tim, Lionel Messi, diapun berharap agar Argentina tak mengulang lagi kesalahan yang sama di babak gugur nanti, karena tentu saja lawan yang akan mereka hadapi lebih kuat dari lawan di babak penyisihan Group.

“Di babak kedua, kecepatan kami menurun, kami bermain jauh lebih lamban. Kami melakukan hal yang sama ketika berhadapan dengan paraguay, kami kesulitan dalam menemukan ruang, permainan begitu lambat. Saya tidak tahu kenapa, namun benar kami berlari sangat lambat. Di Fase Gugur nanti, kami tidak boleh membiarkan hal seperti ini kembali terjadi” Ujar Messi yang melakoni laga ke-100 nya bersama Argentina dalam pertandingan tersebut.

Messi sendiri gagal mencetak gol dalam pertandingan tersebut, satu-satunya gol diciptakan oleh Gonzalo Higuain di menit ke-11, walau banyak peluang yang didapat Argentina, termasuk dari Lionel Messi.

Neymar Kini Disanksi Empat Pertandingan

neymar

Namun, pihak timnas Brasil masih diberikan kesempatan oleh pihak Conmebol untuk mengajukan banding atas sanksi yang mereka berikan kepada kapten mereka, Neymar da Silva.
neymar
Federasi Sepakbola Amerika Selatan, Conmebol telah resmi merevisi sanksi yang mereka tujukan kepada Neymar da Silva menyusul aksi negatif sang kapten Tim Nasional Brasil dalam laga melawan Kolombia tiga hari yang lalu. Seperti diketahui, Neymar, 23 tahun, kedapatan dengan sengaja menendang bola ke arah salah seorang pemain Kolombia, Pablo Armero sesaat setelah wasit meniup pluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Aksinya itu sempat memicu emosi para penggawa Kolombia, terutama Carlos Bacca, sehingga penyerang sevilla juga dirinya mendapatkan kartu merah dari wasit.

Pada awalnya, Neymar hanya disanksi dalam dua laga berikutnya di ajang Copa america tahun ini, namun pihak Federasi terkait, Conmebol melakukan revisi untuk sanksi tersebut. Berdasarkan kesepakatan, Neymar kini harus mengakhiri perjalanannya di Copa America 2015 berasma Timnas Brasil lebih awal karena sanksi bertambah menjadi empat pertandingan. Tidak sampai disitu saja, Neymar juga mendapatkan sanksi berupa denda sebesar 10 Ribu US Dollar.

Sedangkan, Carlos Bacca mendapatkan sanksi larangan bertanding selama dua pertandingan, dan denda sebesar 5 US Dollar.

Tapi, Pihak Conmebol masih memberikan kesempatan, baik bagi Brasil maupun Kolombia untuk mengajukan banding yang bisa meringankan sanksi-sanksi tersebut. Adapun pertandingan itu sendiri berkesudahan dengan skor 1-0, kemenangan Kolombia atas Brasil.

Scroll To Top