Agen Taruhan Bola

Bacca Ingin Duet dengan Ibrahimovic di Milan

carlos bacca

Penyerang baru AC Milan, Carlos Bacca, memendam keinginan bisa satu tim dengan Zlatan Ibrahimovic. Bomter internasional Swedia itu memang gencar diberitakan jadi bidikan utama Rossoneri.
carlos bacca
Bacca sendiri baru bergabung ke San Siro dari Sevilla di awal bursa transfer musim panas. Ia diboyong dengan mahar tinggi senilai 30 juta euro.

Tak hanya Bacca, Milan telah sukses memboyong Luiz Adriano, Andrea Bertolacci, dan juga Jose Mauri. Saat ini mereka sedang belanja besar-besaran untuk bisa bersaing dengan tim-tim papan atas Serie A.

Setelah sebagian besar saham dibeli oleh pengusaha asal Thailand, Bee Taechaubol, Il Diavolo mendapatkan dana melimpah di bursa transfer dan Ibra adalah salah satu pemain incaran.

Paris Saint-Germain kabarnya sudah bersedia melego Ibra bulan Agustus nanti. Bacca pun menyatakan mimpinya supaya bisa berduet dengan bomber kontroversial itu.

“Itu bisa menjadi sesuatu yang fantastis, punya kesempatan bersamin bersama dengan pemain sebesar Ibrahimovic,” kata Bacca di Soccerway.

“Ia adalah pemain besar dan bisa berdampak besar kepada kemajuan Milan. Semoga, transfer itu akan terealisasi,” imbuhnya.

Zlatan Ibrahimovic Ternyata Masih Dendam dengan Pep Guardiola

zlatan ibrahimovic

Bahkan, dalam pengakuannya, Josep Maria Bartomeu mengatakan bahwa Zlatan Ibrahimovic memiliki rencana untuk layangkan bogem kepada Pep Guardiola suatu hari nanti.
zlatan ibrahimovic
Zlatan Ibrahimovic memang pernah meniti karir di Barcelona selama satu musim, tepatnya di musim 2009/10 silam, dan ketika itu Blaugrana masih ditangani oleh pelatih muda minim pengalaman namun berprestasi, Pep Guardiola. Sebenarnya, kontrak Ibra masih berjalan, tapi selang semusim saja dia dipinjamkan ke AC Milan, dan banyak pihak yang meyakini bahwa penyebab kepindahan Ibra adalah karena kian buruknya hubungan antara sang pemain dengan pelatih Pep Guardiola.

Beberapa media melaporkan bahwa Pep tak ingin Zlatan Ibrahimovic berlaga bak selebriti, penuh dengan kontoversi nan angkuh, karena seperti diketahui, di hadapan media, Sosok Ibra memang dikenal kontroversial, hidup mewah dan arogan. Larangan ini yang membuat klub terpaksa meminjamkan Ibra ke AC Milan sebelum akhirnya resmi hengkang semusim kemudian secara permanen.

Insiden antara Ibra dengan Pep memang telah menjadi masa lalu, tapi ternyata sang pemain masih menyimpan dendam dengan pelatih yang kini tangani Bayern Munich itu. Hal ini diungkapkan oleh salah satu kandidat Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu.

“Saya kenal Agen Mino Raiola dengan sangat baik, setelah kami sempat bernegosiasi sebelumnya, saya juga pernah berurusan dengan dia tentang Ibrahimovic pada tahun 2010 misalnya, saya punya banyak pertemuan dengan Raiola, dan suatu hari dia sempat mengatakan ‘Ibra akan memukul Guardiola suatu hari nanti’. “ Kata Bartomeu.

Ibra Jagokan Barca Menangi Liga Champions

Paris Saint-Germain

Ujung tombak andalan Paris Saint-Germain (PSG), Zlatan Ibrahimovic, menyebut timnya masih belum berada di level yang setara dengan Barcelona. Ia pun menjagokan Blaugrana yang akan keluar sebagai kampiun di Liga Champions musim ini.
Paris Saint-Germain
Les Parisiens diketahui baru saja dipaksa pulang oleh Barca dari fase 8 besar Liga Champions dengan skor agregat 5-1. Dalam pertemuan pertama, mereka kalah 1-3 di Parc des Princes, sementara saat bertandang ke Camp Nou anak asuh Laurent Blanc kembali takhluk 0-2.

“Kami harus berpikir jernih, mereka (Barcelona) satu level di atas kami. Mereka bermain lebih baik dan layak untuk menang,” kata Ibrahimovic, seperti dilansir Goal, Rabu 22 April 2015.

“Saya rasa mereka punya kesempatan besar menjuarai Liga Champions musim ini. Sementara PSG , kami sulit memenanginya dalam waktu dekat,” sambung mantan pemain Barcelona ini.

Di saat yang sama, striker asal Swedia ini sama sekali tak mengeluh atas rangkaian hasil negatif yang didapat timnya. Ibra yakin PSG bisa menyamai level klub raksasa Katalan itu andai bekerja lebih keras lagi.

“Untuk beberapa tahun ke depan kami harus menempuh langkah besar, musim ini kami disingkirkan oleh tim kuat hebat. Faktanya jika PSG masih belum berada di level tertinggi di Liga Champions,” tutur mantan pemain Inter Milan ini.

Scroll To Top