Agen Taruhan Bola

Kompany Menyerah Dalam Perburuan Titel Juara Liga Primer

vincent kompany

Menurut sang kapten, Manchester City harus kembali menemukan performa terbaik mereka mulai laga selanjutnya sampai akhir musim nanti.
vincent kompany
Kekalahan dari Crystal palace yang baru saja ditelan Manchester City di Selhust Park Stadium, pada lanjutan liga Primer pekan ke-31, selasa dinihari (07/04), membuat peluang mereka untuk pertahankan titel juara Liga Primer semakin menipis. Kekalahan itu tak hanya berbuntut pada 9 poin gap dengan Chelsea yang berada di puncak klasemen sementara, namun juga mereka harus rela terlempar dari tiga besar, dan hanya duduk di peringkat keempat dengan gap dua poin dari Arsenal.

Hal ini pun disadari oleh Kapten Tim Manchester City, Vincent Kompany. Kepada Reporter setempat, selepas kekalahan di Selhust Park, Bek Timnas Belgia itu mengaku telah menyerah untuk mengejar Chelsea di puncak klasemen jika melihat gap 9 poin dan sisa pertandingan yang tersedia musim ini.

Dan Sang Kapten percaya, andai Citizen mampu mengeluarkan performa terbaik mereka di sisa musim, maka yang didapat adalah posisi jauh lebih baik dari peringkat ke-4.

“Satu-satunya yang menjadi kekhawatiran saya adalah kami tidak bisa kembali menemukan performa terbaik kami. Kami telah belajar musim lalu, yang mana kami mengakhirinya dengan sangat kuat, dan itu berdampak pada musim selanjutnya” Ujar Kompany kepada Reporter setempat.

Pekan depan, Citizen akan berhadapan dengan sang Rival Sekota, Manchester United.

City Disarankan Lepas Yaya Toure

Yaya Toure

Gelandang tengah asal Pantai Gading, Yaya Toure, memang mempunyai peran penting bagi Manchester City. Kendati begitu, si pemain dianggap punya komitmen lagi untuk tim hingga sebaiknya dilepas saja.
Yaya Toure
Semenjak diboyong ke Etihad Stadium dari barcelona di musim panas 2010, Yaya langsung menjalankan pos sebagai pengatur ritme permainan. Terbukti ia menyumbangkan dua trofi Premier League, satu trofi Piala FA, dan satu trofi Piala Liga.

Kehadiran Yaya dalam tim semakin terasa kala The Citizens sering kesulitan tampil oke kala dirinya absen, baik ketika cedera maupun tugas memperkuat timnas di Piala Afrika.

Namun perlahan keharmonisan Yaya dengan City mulai goyah kala klub sempat lupa memberi selamat ulang tahun untuk Yaya yang menyebabkan dirinya tak lagi kerasan di klub tersebut.

Dan musim ini performa Yaya menurun seiring dengan anjloknya prestasi klub. Total ia baru melesakkan 9 gol dari 30 kali tampil di berbagai ajang.

“Ia seorang gelandang hebat. Namun pasca ulang tahunnya yang terakhir, agennya berkata ia merasa tak senang (klub lupa mengucapkan selamat ulang tahun). Saya rasa ia tak lagi memiliki hubungan baik dengan klub,” ujar eks pemain City, Trevor Sinclair, seperti dikutip Sky Sports.

“Anda harus tahu dia seorang pemain yang begitu loyal terhadap klub, namun di musim panas nanti adalah waktu yang pas menjualnya,” sambung Sinclair yang bermain di City dari 2003 hingga 2007.

Menurut rumor yang beredar, Yaya sedang menjadi birikan utama Inter Milan yang kini ditukangi mantan pelatihnya, Roberto Mancini. Inter kabarnya siap menggaji Yaya 10 juta euro per musim.

Manuel Pellegrini Bertekad Datangkan Pemain Bintang ke Manchester City

manuel pellegrini

Menurut pandangan Pellegrini, adalah hal yang lumrah jika tim besar seperti Manchester City mendatangkan pemain-pemain top dunia dengan Label Bintang.
manuel pellegrini
Jendela Transfer musim panas sudah semakin dekat saja, dan jelas seperti biasa, banyak rumor yang beredar di media-media Eropa terkait kemungkinan transfer yang bakal terjadi nanti. Manchester City terus jadi langganan spekulasi media, dan tentu saja sebagai klub besar yang kaya raya, mereka selalu dikaitkan dengan pemain-pemain berlabel bintang dari berbagai belahan dunia.

Dalam jumpa pers jelang laga melawan Crystal Palace di Selhust Park Stadium, Pelatih Manchester City, Manuel Pellegrini berpendapat bahwa hal seperti itu wajar dilakukan tim sekelas Citizen.

“Merupakan cara berpikir yang umum bahwa tim-tim besar memang harus mendatangkan seorang pemain besar. Memang, sangatlah sulit melakukannya tiap tahun, tapi kami harus melakukan itu dalam dua tahun sekali”

“Saya tidak hanya berbicara soal Manchester City, kalian bisa melihat Real Madrid, manchester United, Chelsea, Barcelona dan Bayern Munchen, mereka semua klub besar dan melakukan itu. Penting bagi mereka untuk memiliki pemain-pemain besar”

“Saya tidak mau berbicara tentang rencana kami musim depan, karena saya harus menuntaskan musim ini lebih dulu. Yang paling penting adalah memperhatikan bagaimana cara kami menyelesaikan musim ini sebelum menganalisa semua pemain. Jadi menurut saya, ini bukan momen yang tepat untuk membicarakan hal seperti itu” Jelas Pellegrini kepada Pers.

Scroll To Top