Agen Taruhan Bola

Rudi Garcia Senang Jumpa Fiorentina di Babak 16 Besar

Rudi Garcia

Pelatih AS Roma, Rudi Garcia mengaku senang dengan hasil undian babak 16 besar Liga Europa yang dilakukan UEFA pada Jum’at kemarin (27/02) waktu setempat. Seperti yang kita tahu, berdasarkan hasil drawing tersebut Sang Serigala Ibukota ini akan berhadapan dengan wakil Italia lainnya di babak 16 Besar, Fiorentina. La Viola lebih dulu akan jadi tuan rumah pada pertemuan leg pertama yang rencananya akan digelar Maret mendatang.
Rudi Garcia
Mantan pelatih Lille OSC itu mengaku sempat merasa aneh dengan hasil drawing 16 besar karena lawan mereka sama-sama berasal dari Italia, meski demikian Garcia mengambil sisi positif dari hasil undian tersebut karena berkatnya para penggawa I Luppi tak perlu lagi bepergian jauh untuk keperluan turnamen ini.

“Undian hari ini terasa sedikit aneh, drawing ini tak bergantung sama sekali kepada kami, sulit untuk menilai pertandingan kontra Fiorentina itu sebagai pertandingan di Eropa (karena sudah biasa bertemu di Serie A Italia)”

“Namun, sisi positifnya adalah, kami tidak perlu lagi bepergian jauh untuk melakoni laga tandang. Dan kami bisa membuktikan bahwa kami akan mampu meraih hasil positif ketika bermain di kandang lawan” Ujar Garcia kepada reporter setempat.

Dua wakil Italia lainnya, Napoli dan Inter Milan masing-masing berhadapan dengan Dinamo Moskow dan VfL Wolfsburg pada babak yang sama.

Selain Roma dan Fiorentina, ada juga Sevilla dan Villarreal yang saling berhadapan dengan tim satu Negara pada babak 16 besar ini. Well, siapakah yang akan berhasil menuju ke babak perempat final? Kita nantikan saja.

Ditahan Saint-Ettiene, Inter Tunda Langkah ke 32 Besar

saint etienne vs inter milan

Laju Inter Milan untuk melangkah ke babak 32 besar Liga Europa musim ini tertahan di Stade Geoffroy-Guichard, yang merupakan markas dari Saint-Ettiene. Pertandingan melawan tuan rumah Saint-Ettiene itu hanya berakhir dengan kedudukan imbang 1-1, dan jelas hasil ini membuat masing-masing tim hanya puas meraih satu poin saja pada matchdays ke-4 mereka.

Hasil ini memang tak mengubah posisi mereka, Inter berada di puncak dengan koleksi 8 poin, sementara Saint-Ettiene berada di bawahnya dengan empat poin. Keempat kontestan dalam Group F ini sama-sama berpeluang untuk melangkah ke babak 32 Besar.

Sejak awal, Inter Milan memang sudah memimpin irama jalannya pertandingan, bahkan mereka berhasil menciptakan sejumlah peluang berarti yang sayangnya masih berujung nihil.

Terus melancarkan serangan membuat Inter Milan lupa untuk bertahan, alhasil mereka nyaris saja kecolongan oleh Tim Tuan Rumah lewat serangan balik yang dipimpin oleh Hamouma, untung saja kiper Carrizo berhasil dengan sigap mengantisipasi datangnya bola.

Dominasi La Beneamata akhirnya berbuah hasil di menit ke-33, adalah Dodo, pemain ini berhasil memanfaatkan bola muntah hasil sundulan Rodrigo Palacio yang tidak mampi diantisipasi oleh Ruffer, skor sementara 0-1, Inter memimpin. Kedudukan tersebut tak berubah sampai babak pertama usai.

Hanya lima menit setelah Kick off babak kedua, Tuan Rumah berhasil menyamakan kedudukan, Bek Senegal, Moustapha Bayal sukses memanfaatkan bola liar di kotak penalti dengan melepaskan tendangan keras, dan tentu saja bersarang di gawang inter. Keddukan akhirnya imbang 1-1.

Setelahnya, tuan rumah semakin percaya diri, beberapa kali melancarkan serangan, tapi sampai laga usai, kedudukan imbang tak berubah.

Scroll To Top