Agen Taruhan Bola

Juventus Masih Favorit Rajai Serie A Italia Musim 2015-16

juventus

AS Roma Ofensif dengan kehadiran Dzeko dan Salah, tapi Sang Serigala diklaim Calaio masih lemah di bagian pertahanan, sementara Inter dan AC milan masih belum mendekati Juve.
juventus
Serie A Italia musim 2015/16 akan segera bergulir dalam waktu dekat, banyak tim papan atas yang bergerak cepat dalam bursa transfer musim panas untuk menambah amunisi demi menciptakan peluang juara di musim tersebut. Inter Milan, AC Milan, AS Roma, Fiorentina hingga Lazio. Juventus sendiri sebagai Juara bertahan empat musim beruntun juga datangkan beberapa pemain baru, dan kehilangan sejumlah pilar mereka secara bersamaan seperti Vidal, Tevez dan Pirlo. Meski begitu, banyak pihak yang memprediksi bahwa Bianconneri masih akan mendominasi Italia.

Pendapat yang sama juga datang dari salah satu Agen FIFA, Umberto Calaio kepada TuttoJuve belum lama ini. Menurutnya Juventus masih diatas semua klub Italia termasuk AS Roma dan Duo Milan.

“Sudah jelas bahwa Juventus masih ada di atas semuanya, mereka telah kehilangan beberapa pemain penting, tapi di lain sisi mereka juga sudah mendatangkan beberapa pemain berkualitas. AS Roma memang punya lini serang yang bagus setelah kedatangan Edin Dzeko dan Mohamed Salah, tapi anda harus tahu bahwa mereka punya lini belakang yang lemah. Sedangkan AC Milan dan Inter Milan masih belum sepadan dengan Juve” Ujar sang Agen FIFA kepada TuttoJuve.

Juventus sendiri berhasil meraih kemenangan atas Lazio di ajang Piala Super Italia dengan skor 2-0 berkat masing-masing gol yang dicetak Mario Mandzukic dan Paolo Dybala.

Juventus Butuh Keberuntungan untuk Lolos ke Final UCL

manchester united

Scudetto dan Coppa Italia adalah Target utama Juventus, di Semifinal Liga Champions, Juve ada di urutan terbawah dalam jajaran tim Favorit, jadi keberuntungan adalah kunci lolos ke babak final.
juventus
Direktur olahraga Juventus, Beppe Marotta mengatakan bahwa Bianconneri adalah tim yang paling sulit untuk menembus babak final liga champions Eropa musim ini jika melihat tiga kontestan lain yang berhasil menembus babak empat besar, mereka adalah Real Madrid, Barcelona dan Bayern Munich.

Seperti diketahui, Juventus secara mengejutkan mampu tembus babak semifinal Liga Champions setelah singkirkan dua wakil kuat pada fase gugur, Borussia Dortmund di babak 16 besar dan AS Monaco pada babak semifinal. Siapa lawan mereka di babak semifinal baru akan ditentukan pada hasil drawing UEFA yang rencananya dilangusngkan pada Jum’at malam, 24 April 2015.

Juventus dinilai Marotta berada di urutan terbawah dalam jajaran empat besar Liga Champions Eropa musim ini, jadi keberuntungan hanyalah satu-satunya jalan untuk bisa melangkah ke final. Andaipun tak lolos, Juve tetap merasa bersyukur atas pencapaian ini, dan fokus pada Scudetto juga Coppa Italia.

“Ada tiga tim papan atas yang ada di babak semifinal bersama kami, namun kami akan berusaha yang terbaik, terlepas dari adanya perbedaan teknis dan level finansial jika dibandingkan dengan mereka. Kami adalah tim favorit urutan keempat pada babak ini, namun tidak akan ada yang tahu bagaimana hasilnya nanti”

“Kami menjadikan Scudetto dan Coppa italia sebagai Target utama kami musim ini, di ajang Liga Champions, kami harus bersikap lebih realistis , dan sadar ada perbedaan kualitas kala bermain, namun dengan sedikit keberuntungan, tidak akan ada yang tahu bagaimana hasilnya nanti” Ujar Marotta kepada reporter setempat.

Juventus Memang Sudah Biasa Dibenci Tim lain

juventus

Derby d’Italia antara Juventus melawan AC Milan yang berlangsung akhir pekan lalu di Juventus Stadium berhasil dimenangkan tuan rumah dengan kedudukan akhir 3-1. Namun begitu, sepertinya pihak AC Milan tidak terima dengan kekalahan telak yang mereka telan, sampai-sampai CEO Klub, Adriano Galliani menuding bahwa Juventus telah memanipulasi video tayangan ulang gol pertama mereka yang dicetak Carlos Tevez, karena menurut anggapan Galliani, penyerang asal Argentina tersebut lebih dulu terjebak offside sebelum mengalahkan duel one by one dengan Christian Abiatti.
juventus
Komentar sang Wakil Presiden AC Milan sempat dibantah Juventus secara resmi dan terbuka lewat situs mereka, dan baru-baru ini giliran Pavel Nedved yang menganggapi tudingan dari Adriano Galliano. Menurut Nedved, Dibenci oleh tim lain adalah hal yang biasa menimpa I Bianconneri, sehingga tudingan seperti yang dikatakan Adriano Galliano adalah hal yang biasa terjadi.

“Kami sudah terbiasa dengan hal-hal seperti itu, bahwa orang-orang membenci Juventus”

“Juventus memang sering diserang, baik itu di luar maupun di dalam lapangan. Kita semua sudah menyaksikan bahwa AC Milan sekarang ini juga sedang mencoba untuk menyerang Juventus, tapi kami sudah cukup kuat untuk mengurusi serangan semacam ini”

“Saya tidak ingin terlibat dalam situasi rumit ini, saya lebih tertarik dengan fakta bahwa kami masih duduk di puncak klasemen dalam waktu yang cukup lama dan ingin terus mempertahankan itu sampai akhir musim nanti” Papar Nedved kepada TuttoSport.

Scroll To Top