Agen Taruhan Bola

Surat Perpisahan Bastian Schweinsteiger kepada Bayern Munich

Bastian Schweinsteiger

Schweini berharap para fans Bayern Munich memahami keputusannnya untuk meninggalkan klub dan bergabung dengan Manchester United, bagaimanapun Die Roten tetap akan ada di hatinya.
Bastian Schweinsteiger
“Hai para fans Bayern Munich yang saya cintai, saya tahu bahwa sudah ada banyak spekulasi yang terdengar tentang masa depan saya dalam beberapa pekan terakhir ini, dan saya hanya ingin mengucapkan terimakasih atas waktu fantastis yang telah kita habiskan bersama-sama”

“Ini semua dimulai sejak Olympiastadion, kemudian berlanjut ke Allianz Arena, ini benar-benar menjadi waktu yang luar biasa dan kita sudah mengalami berbagai macam momen hebat dengan total 15 gelar juara Domestik, termasuk Treble Winner bersejarah dan sejumlah prestasi lain”

“Kita akan selalu memiliki ikatan dan kalian akan selalu berada dalam hati saya selama-lamanya. Saya juga ingin mengucapkan terimakasih kepada semua karyawan Sabener Strasse (Camp Latihan Klub), untuk waktu hebat yang sudah kita jalani bersama. Sayang, saya tak bisa mengucapkan satu persatu nama kalian, namun saya mengucapkan terimakasih kepad asemuanya, karena kalian telah banyak membantu saya”

“Saya berharap kalian, para fans Bayern yang saya cintai, paham tentang alasan kenapa saya memilih jalan ini sekarang. Saya rasa ini merupakan tantangan besar, dan saya sangat antusias untuk hal tersebut, dan saya tidak akan pernah melupakan kalian semua”

“saya akan selalu mengenang anda dalam hati saya dan saya berharap suatu saat nanti kita bisa bertemu kembali. Hormat saya, Basti” Demikian isi surat perpisahan Bastian Schweinsteiger kepada Bayern Munich.

Mehdi Benatia Buka Peluang Gabung Real Madrid atau Juventus

mehdi benatia

Namun, bek asal Maroko itu akan berusaha terlebih dulu mendapatkan jatah bermain lebih banyak di Bayern Munich, jika gagal maka tak ada pilihan lain selain pindah klub.
mehdi benatia
Dua Raksasa Eropa, Real Madrid dan Juventus diyakini berminat untuk mendapatkan servis bek Internasional Maroko, Mehdi Benatia dari Bayern Munich. Mendengar kabar tersebut, sang pemain merasa tersanjung, dan sama sekali tak menutup pintu bagi keduanya untuk kesepakatan transfer yang masih mungkin terjadi. Hal ini diungkapkan Benatia terkait dengan minimnya kesempatan bermain yang ia dapatkan di musim pertama sebagai pemain Bayern Munich.

Seperti diketahui, Musim lalu, Benatia Cuma tampil sebanyak 24 kali di semua ajang, meski demikian sang pemain bertekad untuk mendapat jatah bermain lebih banyak lagi musim depan, andai keadaan tak kunjung berubah, maka dia akan memilih untuk pergi.

“Ketertarikan Real Madrid dan Juventus membuat pemain manapun merasa tersanjung karena mereka adalah dua klub yang besar. Akan tetapi, saya sudah berada di klub besar saat ini, dimana saya telah terikat kontrak berdurasi empat tahun. Target utama saya adalah memenangkan Liga Champions Eropa, namun yang paling penting adalah saya harus mendapat kesempatan bermain sebanyak 35 hingga 40 pertandingna musim depan”

“Jika saya sadar bahwa saya tak akan mendapatkan kesempatan tersebut, maka saya akan mulai mencari klub baru. Dalam dunia sepakbola, seperti yang kalian tahu, apapun bisa terjadi” Ujar Benatia seperti dilansir Tuttosport.

Pep Guardiola Dan Thomas Muller Terlibat Cekcok di Bayern Munich

thomas muller

Kericuhan kecil terjadi dalam sesi latihan Bayern Munich lantaran Pep Guardiola merasa tak puas dengan latihan khusus yang dilakukan Muller, Arjen Robben dan Sinai Kurt.
thomas muller
Para pemain dan staff pelatih Bayern Munich sudah mulai berkumpul lagi di Markas klub setelah nikmati liburan yang cukup lama sejak berakhirnya kampanye musim 2014/15 lalu. Mereka pun telah menggelar sesi latihan yang diperuntukkan sebagai latihan pra musim, dimana Bayern memiliki sejumlah Agenda Pra Musim yang akan digelar mulai bulan ini. Namun, ada hal yang cukup heboh terjadi dalam sesi latihan pertama tersebut, dimana menurut laporan yang diturunkan Bild, salah seorang penggawa Die Roten, Thomas Muller sempat cekcok dengan pelatih Pep Guardiola.

Semua itu berawal ketika Muller bersama Arjen Robben dan Sinai Kurt sedang mempraktekan latihan khusus yang ditujukan mengasah pergerakan bola dengan cepat, sayangnya latihan itu tak berjalan sesuai keinginan Pep Guardiola, karena sang pelatih menilai aliran bola kurang cepat. Sang Juru Taktik lantas menghentikan sesi latihan kemudian berteriak kepada Muller lantaran merasa marah, bahkan Pep sempat meneriakan umpatan dalam bahasa catalan kemudian menendang bola dengan penuh amarah.

“Baiklah kalau begitu saya berhenti saja” Demikian sahut Muller melihat reaksi sang pelatih.

Pep Kemudian sadar telah bereaksi berlebihan, akhirnya diapun segera meredakan situasi. “Oke Tuan, saya memang bersalah” Ujar Pep, kemudian latihan dilanjtukan seperti biasa.

Scroll To Top