Agen Taruhan Bola

Crystal Palace v Charlton Athletic

Palace telah menikmati awal yang baik untuk musim 2015 - 2016
Pardew- Tidak ada sakit hati

Alan Pardew tidak mengharapkan sambutan yang ramah dari penggemar Charlton Athletic yang datang ketika Crystal Palace menjadi tuan rumah bagi mantan klubnya tersebut dalam derby London Piala Liga, hari Rabu ini.

Pria berusia 54 tahun itu hanya menjadi manajer di Charlton kurang dari dua tahun, dan klub tersebut terdegradasi dari Liga Premier selama masa jabatannya. Pardew, yang juga menghabiskan empat tahun bersama The Valley selama karirnya sebagai pemain, meninggalkan Charlton – secara resmi atas persetujuan bersama – pada bulan November 2008 dan menegaskan dia tidak menyimpan perasaan sakit hari terhadap mantan klubnya itu.

“Ini bagian dari permainan, saya tidak memiliki perkataan yang buruk tentang hal itu,” katanya menjelang pertemuan putaran ketiga. “Sayangnya saya tidak berhasil di Charlton, walaupun saya telah berusaha keras. “Oleh karena itu, jika mereka memiliki perasaan sakit hati tentang hal itu, maka tidak ada yang bisa saya lakukan. Yang bisa saya lakukan adalah mencoba dan menciptakan tim terbaik yang saya bisa dalam pekerjaan yang saya lakukan di sini bersama Palace. Read more

Pardew Kritik Dua Gol Arsenal ke Gawang Crystal Palace

alan pardew

Ketika dua penghuni Zona Liga Champions eropa dalam klasemen sementara, Southampton dan Manchester United menelan kekalahan dari lawan mereka masing-masing pada Matchdays ke-26, Arsenal justru mampu memetik poin dari kunjungan mereka ke Selhust park Stadium, pada Sabtu kemarin (21/02). Kemenangan 1-2 dari tim tuan rumah Crystal Palace secara otomatis membuat Gunners merangsek naik ke peringkat 3 klasemen sementara. Hasil ini amat menggembirakan bagi para penggawa Arsenal dan pelatih Arsene Wenger, namun tidak demikian bagi The Eagles, terutama pelatih anyar mereka Alan Pardew.
alan pardew
Lewat situs resmi klub, Pardew menyayangkan dua gol arsenal yang terjadi dalam pertandingan tersebut lewat Titik Putih penalti Santi Cazorla dan satu lagi lewat Olivier Giroud. Menurut pandangan mantan pelatih Newcastle United ini, kedua gol itu berbau kontroversial, dengan kata lain meragukan.

“Gol pertama yang terjadi dalam pertandingan tersebut terasa sangat kejam bagi kami, karena pelanggaran terlihat terjadi di kotak penalti, sedangkan gol kedua dicetak dalam posisi Offside”

“Keputusan seperti itu harusnya bisa diambil dengan lebih teliti lagi, terutama pada gol kedua, ketika pertandingan menyisakan beberapa menit lagi di babak pertama. Keputusan semacam itu bisa berakhir fatal” Demikian papar Alan Pardew seperti dilansir situs resmi klub Crystal Palace.

Adapun kekalahan yang ditelan The Eagles membuat posisi mereka tergeser ke peringkat 13 di papan klasemen sementara Liga primer Inggris musim ini.

Scroll To Top