Soal Tudingan Pengaturan Skor, ini Kata Firman Utina

Mantan Kapten Timnas Indonesia itu meminta kepada pihak-pihak terkait untuk tidak asal menuding saja, harus dibuktikan dengan bukti dan sanksi yang konkret.
firman utina
Tudingan pengaturan skor di Indonesia saat ini memang sedang ramai diperbicangkan masyarakat, bahkan tak hanya mengaitkan kegagalan Timnas U-23 di ajang SEA Games 2015, namun juga kekalahan Timnas Senior Indonesia di ajang Piala AFF 2010 silam, dimana ketika itu Indonesia hanya mampu menjadi Runner Up setelah dikalahkan Malaysia lewat agregat 4-2 dalam laga final. Kapten timnas Indonesia ketika itu, Firman Utina mengaku sedih akan tudingan pengaturan skor ini yang kabarnya melibatkan para pemain saat itu.

“Saya pengalaman di Piala AFF 2010 dimana dituduh pengaturan skor, semua pemain yang ada dalam tim itu mau nangis termasuk saya sendiri. Saya sampai tunda naik ke meja operasi karena ingin menjalankan tugas dulu, dan hasilnya saya Cuma dapat cacian, apa rasanya tidak sakit hati?”

“Saya sebagai pemain terus berjuang dan datang ke Tim Nasional dengan Niat Lillahi ta’ala tanpa embel-embel apapun. Apa kalian pikir mereka yang datang ke tim Nasional karena ingin mendapatkan uang yang banyak? Tidak! Uang di Tim Nasional itu tak seberapa, selesai main bahkan dicaci, dan menang disanjung, kemudian kalah dicaci lagi”

“Pengaturan skor siapa yang membuat itu langsung saja ditangkap orangnya, siapa pemain yang terlibat coba dicari dan ditangkap pemainnya, dikasih tahu dan biarkan tim-tim lain tahu bahwa jangan mengambil pemain seperti ini karena dia gak fair dan gak jujur. Cara yang bagus itu seperti itu, bukan Cuma teriak mafia tapi tanpa ada bukti” ujar mantan pemain Sriwijaya FC itu.