Real Madrid Lakukan 12 Pergantian Pelatih dalam 13 tahun

Memang pemecatan Carlo Ancelotti sudah diprediksi, tapi keputusan itu sedikit mengejutkan, walaupun Real Madrid sudah biasa melakukan hal yang sama sejak tahun 1999 silam.
real madrid
Hanya berselang satu tahun setelah berhasil mempersembahkan trofi liga Champions Eropa ke-10 bagi Real Madrid, dan menghadirkan tiga trofi major lainnya dalam waktu 11 bulan, Carlo Ancelotti harus rela dipecat oleh raksasa Spanyol tersebut. Dewan direksi klub beserta Presiden Florentino perez telah mengumumkan keputusan pemecatan itu, fakta yang pahit di mata fans, dan para pemain yang ingin don carletto bertahan, tapi klub menilai ini adalah satu-satunya jalan keluar yang tepat.

Pemecatan pelatih seperti ini memang sudah bukan menjadi hal yang tabu lagi bagi Real Madrid, mereka sudah melakukan hal yang sama sejak tahun 1999 silam. Bermula dari Vicente Del Bosque yang tangani Madrid sejak tahun 1999, kemudian dipecat pada 2003 usai persembahkan dua trofi Liga Champions, Dua Trofi la Liga, satu Piala Copa Del Rey, satu Piala Super Eropa dan Piala Dunia antarklub, denganr rasio kemenangan 55 persen dari 233 pertandingan.

Di tahun 2003, Madrid menunjuk Carlos Queiroz, dia menjabat hingga mei 2004 dengan prestasi satu Trofi Copa Del Rey. Mei 2004, giliran Jose Antonio Camacho yang tangani tim Galaticos, na’as masa jabatannya hanya bertahan sampai Bulan september di tahun yang sama. Setelah itu, tak ada lagi pelatih yang mampu bertahan lebih dari setahun, ada 7 pelatih yang dipecat setelah setahun menjabat, termasuk Pellegrini.

Kemudian Mourinho datang, dan menjabat sejak 2010 sampai 2013, memberikan 3 trofi saja dalam tiga tahun, La Liga, Copa Del Rey dan Piala Super Spanyol.