Lawan Leicester, MU Berusaha Bertekad Lanjutkan Momentum

manchester united

Setelah mendulang kemenangan telak empat gol tanpa balas atas Queens Park Rangers, Minggu nanti Manchester United bertekad melanjutkan momentum. Partai kontra Leicester City akan menjadi ajang pembuktian bagi skuad armada Louis van Gaal.

Tiga angka dari QPR memang terbilang bukan sesuatu yang ‘wah’ mengingat klub arahan Harry Redknapp itu cuma tim promosi. Akan tetapi bagi The Red Devils yang gagal menang di tiga laga pertama Premier League, itu merupakan ‘pembuka puasa’.

Untuk Setan Merah, kemenangan dari The Hoops menjadi pertanda jika Wayne Rooney cs. masih punya peluang membahayakan bagi calon lawannya. Ditambah lagi gemilangnya performa sejumlah punggawa anyar di pertandingan tersebut.

Sebut saja Angel Di Maria yang berhasil membukukan satu gol serta satu assist, demikian juga dengan Ander Herrera. Sementara Daley Blind mampu menjalankan instruksi pelatih sebagai pengatur tempo sudah cukup mumpuni.

Meski begitu, bukan berarti penampulan MU pada pertandingan itu sudah yang terbaik. Masih banyak lubang yang ditinggalkan para pemain tengah MU saat dalam posisi diserang, sehingga lawan dengan mudah melepaskan tendangan dari luar kotak penalti.

Winger internasional Argentina yang tampil ciamik juga kedapatan kram pada kakinya di menit-menit akhir pertandingan. Menurut Van Gaal, itu artinya seorang pemain berusaha amat keras sepanjang laga.

“Biasanya seorang pemain bisa tampil penuh 90 menit tanpa mengalami kram, namun tidak untuknya. Ini berarti dia sangat bekerja keras dan mengeluarkan seluruh kemampuannya,” ujar Van Gaal seperti dilansir CNN.