Diego Costa – Pembuat Onar Dari Chelsea

Wenger menuduh Costa sebagai pembuat onar
Costa memprovokasi Gabriel hingga mendapat kartu merah

Diego Costa telah membuat sebuah drama meyakinkan untuk menjadi tokoh yang paling memecah belah di Liga Premier sejak kedatangannya dari Atletico Madrid pada musim panas 2014 – tetapi kali ini pendapat atas dirinya begitu bertolak belakang setelah perannya dalam kemenangan 2-0 Chelsea saat melawan Arsenal di Stamford Bridge.

Sejak dari peluit pertama berbunyi, Costa, seperti biasanya, langsung berada di hadapan Gabriel dan Laurent Koscielny dan bersedia untuk sepenuhnya terlibat dalam pertempuran fisik dan verbal. Dia tidak memiliki kesempatan untuk membuat peluang yang sesuai dengan nama besarnya, tetapi kehadirannya saja sudah memberikan banyak ancaman psikologis bagi para pemain lawan, bahkan ketika ia tidak membawa bola.

Dan apa yang terjadi di lapangan tidak jauh dari prediksi. Manajer Chelsea, Jose Mourinho memuji Costa sebagai pemain terbaik sepanjang pertandingan serta menyamakan jiwa dan semangat berjuang pemainnya itu dengan para pemain di acara Piala Dunia Rugby.

Rekan sesama manajer dari Arsenal, Arsene Wenger menuduh berusia pemain berusia 26 tahun itu sebagai pembuat onar yang memiliki bakat untuk melarikan diri dari hukuman, seperti yang ia lakukan pada hari Sabtu setelah mendorong bek The Gunners, Koscielny di wajah sebelum memprovokasi Gabriel untuk melakukan tendangan yang membuat pemain Arsenal tersebut mendapat kartu merah.

Dan dalam sekejap mata itu, saat yang entah bagaimana ia bisa lolos tanpa terkena kartu merah, saat itu juga ia menciptakan saat yang hampir bisa dikatakan sebagai saat kemenangan bagi Chelsea di pertandingan antara dua klub sekota tersebut.