City Disarankan Lepas Yaya Toure

Gelandang tengah asal Pantai Gading, Yaya Toure, memang mempunyai peran penting bagi Manchester City. Kendati begitu, si pemain dianggap punya komitmen lagi untuk tim hingga sebaiknya dilepas saja.
Yaya Toure
Semenjak diboyong ke Etihad Stadium dari barcelona di musim panas 2010, Yaya langsung menjalankan pos sebagai pengatur ritme permainan. Terbukti ia menyumbangkan dua trofi Premier League, satu trofi Piala FA, dan satu trofi Piala Liga.

Kehadiran Yaya dalam tim semakin terasa kala The Citizens sering kesulitan tampil oke kala dirinya absen, baik ketika cedera maupun tugas memperkuat timnas di Piala Afrika.

Namun perlahan keharmonisan Yaya dengan City mulai goyah kala klub sempat lupa memberi selamat ulang tahun untuk Yaya yang menyebabkan dirinya tak lagi kerasan di klub tersebut.

Dan musim ini performa Yaya menurun seiring dengan anjloknya prestasi klub. Total ia baru melesakkan 9 gol dari 30 kali tampil di berbagai ajang.

“Ia seorang gelandang hebat. Namun pasca ulang tahunnya yang terakhir, agennya berkata ia merasa tak senang (klub lupa mengucapkan selamat ulang tahun). Saya rasa ia tak lagi memiliki hubungan baik dengan klub,” ujar eks pemain City, Trevor Sinclair, seperti dikutip Sky Sports.

“Anda harus tahu dia seorang pemain yang begitu loyal terhadap klub, namun di musim panas nanti adalah waktu yang pas menjualnya,” sambung Sinclair yang bermain di City dari 2003 hingga 2007.

Menurut rumor yang beredar, Yaya sedang menjadi birikan utama Inter Milan yang kini ditukangi mantan pelatihnya, Roberto Mancini. Inter kabarnya siap menggaji Yaya 10 juta euro per musim.